1. Exquisite Tweets from @riyanwahyudi

    snydezCollected by snydez

    Orang2 Turki itu ramah2 dan helpful banget. Mereka mungkin gak pada lancar bahasa Inggris, tapi kalau kita minta bantuan dibantu bgt.

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Kalau mau disama2in, jadinya kayak orang Jepang. Tapi kalau orang Turki ini, kekeuh ngasih intruksinya pakai bahasa Turkish. 😅

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Hari pertama nyampai Turki aja saya dibantuin mbak2 di bus dan bapak2 di pusat kota. Komunikasi? Total pakai bahasa isyarat.

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Pas saya lagi bingung2 di kota, ada orang yg mau nunjukin saya arah ke stasiun setelah saya tunjukin itinerarynya.

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    TURKISH PEOPLE ARE SO BEAUTIFUL, TWO WEEKS I WAS THERE I KEEP THINKING THAT LIFE IS NOT FAIR.

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Komunikasi ama itu orang total pakai bahasa alien. Tapi ajaibnya kita bisa komunikasi soal nama, asal daerah, dan mau ngapain. Takjub.

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Ada satu yg kocak, jadi ketika transfer dari stasiun Yusufpasya ke stasiun Aksaray, kita ngelewatin taman dan si Ahmed nunjuk sekeliling.

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Saya lihat sekeliling, mengasumsikan kalau ini taman buat orang relax. Jadi saya jawab "yes yes, they are relaxing". Ahmed jawab "no no no".

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Lalu dia nyatuin jari manis dan ibu jarinya membentuk "O" dan dinaik turunkan. Lalu saya makin bingung apa maksudnya. Lalu dia sebut "homo"

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Oalah, si Ahmed sedang menunjukkan (dalam asumsi saya) ini taman hotspot gay-gay di Turki. Yah kayak McD Sarinahlah mungkin (?).

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Lah aku langsung ketawa-tawa habis itu. I don't even know why he told me that in the first place. 😅😅😅

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Mau lanjut cerita soal Turki, kayaknya mau share soal perjalanan ke Pamukkale aja kali yah.

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Ini salah satu penampakan Pamukkale (gambar hasil comot di Google Image).

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Dan ini kemarin ada ngerekam video time-lapse suasana di sana.

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    **eh tapi ngetwit soal Pamukkale abis bikin makan malam ah. Udah hampir jam sembilan belum makan. 😣

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    So Pamukkale itu kota kecil tempat salah satu ikon pariwisata Turkey: white travertine, ituloh tadi gambar teras putih yg bertingkat2.

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Saya kemarin ke Pamukkale setelah dari Cappadocia. Naik bus overnight dari Goreme, nyampe jam setengah tujuh pagi.

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Kalau baca2 di situs wisata, yg mau ke Pamukkale mesti naik bus ke Denzili dulu. Lalu dari Denzili nyambung minibus ke Pamukkale.

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Saya kemaren untungnya milih naik Metro Turizm. Jadi alih2 mesti ke Denzili, kami ditransfer naik minibus mereka di jalan masuk ke Pamukkale

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Enaknya Pamukkale ini, seluruh objek wisata mereka terletak di satu zona. Kata orang setempat, bisa ditelusuri dalam waktu 5 jam-an.

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Makanya banyak yg sarankan ke Pamukkale gak perlu nginep. Jadi nyampe pagi, keluyuran seharian, sore/malam bisa cabut ke kota selanjutnya.

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Bagi yg gak mau nginep, orang di otogar (stasiun bus) pengertian banget. Mereka nyediain penyimpanan barang dan kamar mandi.

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Jadi bisa tetap seger muter2 Pamukkale. Saya kemarin nginep karena saya tipikal gak bisa tidur di bus. Jadi mesti dapat istirahat biar seger

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    kalau yg mutusin nginep pun, kayaknya dua hari satu malam udah cukup banget di sini. Lebih dari itu malah mati gaya ntar, bosen.

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Jadi apa highlight kalau ke Pamukkale: 1) yah teras kapur putih itu; 2) kota tua Hierapolis

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi

    Paling enak nelusurin objek wisata di Pamukkale itu sebenarnya sebelum siang atau pas sorean. Biar adem. Enak kelilingnya.

    Reply Retweet Like

    riyanwahyudi

    Riyan Wahyudi