1. Exquisite Tweets from @ALtheDiscreet

    snydezCollected by snydez

    Okay. Berhubung load kerjaan lagi agak turun, dan untuk mengurangi mbahas politik-politikan, gue coba nyuit dikit tentang fragmen sejarah Islam deh.

    Yakni, ketika pertama kalinya dunia muslim memiliki dua khalifah secara bersamaan dalam periode yang sama.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Kenapa fragmen ini penting? Karena selama ini sering dengar ada yang mengklaim bahwa "kekhalifahan Islam cuma ada satu dan sambung-menyambung menjadi satu" lalu berakhir "ketika Turki Utsmaniyyah diruntuhkan konspirasi barat" kan?

    Bagi gue ini adalah sebuah pemerkosaan sejarah.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Okay. Kita langsung mulai saja.

    Jadi, masih ingat tentang dinasti pertama yang berhasil mengambil tampuk kekuasaan di tangan keluarga mereka? Yup. Daulah Bani Umayyah.

    Keluarga ini memang problematik. Meskipun Muawiyah bin Abi Sufyan sejatinya tetap masuk golongan sahabat.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Lebih lanjut terkait dinamika keluarga ini bisa ditarik semenjak masa kenabian di Makkah, Madinah, dan Khulafaurasyidin. Dan ini silakan dicari sendiri yaa.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Jadi singkat cerita, sekitar tahun 680M, Yazid bin Muawiyah sudah mantab lah dalam melakukan legitimasi kekuasaan tertinggi Islam di bawah panji marganya.

    Kedua cucu laki-laki Rasulullah SAW sudah wafat. Yang tersisa hanya para cicitnya. Dan mereka pun sudah "diasingkan".

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Namun, karena letak kekuasaannya yang jauh di Suriah (Damaskus), doski agak kesusahan dalam mengontrol wilayah Mekah dan Madinah.

    Terlebih, Husain bin Ali bin Abi Thalib RA, cucu Rasulullah SAW tewas di atas pedang pasukannya Yazid 1.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Wait. Sesama muslim kok bunuh-bunuhan?

    :))

    Well, ini bukan pertama kalinya kok. Khalifah Rasyidin yang ketiga, Sayidinaa Utsman bin Affan juga wafat di tangan muslim.

    Dan salah satu yang terlibat bukan keturunan sembarangan loh :))

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Wafatnya Sayyidinaa Husain RA tentu menjadi bahan bakar kemarahan umat.

    Tapi mereka nggak demo lagi. Langsung mendirikan Kekhalifahan tandingan yang berpusat di Mekkah.

    Dan Abdullah bin Zubair RA lah yang terpilih menjadi Khalifah.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Tapi kenapa Ibnu Zubair yang terpilih??

    Memangnya beliau itu siapa sih?

    Okay, mari cerita sedikit tentang silsilah dan kiprah beliau di zaman itu.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Abdullah bin Zubair bin Awwam adalah salah satu cucu dari Safiyyah binti Abdul Muthalib bin Abdul Manaf bin Qushai.

    Beliau adalah salah satu anak dari Zubair bin Awwam RA dan Asma binti Abu Bakar Ash-Shiddiq RA.

    Nasab (garis keturunan) nya bagus ya? :))

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Bisa dibilang, beliau keponakan jauhnya Rasulullah SAW. Zubair bin Awwam RA dan Rasulullah SAW itu satu kakek.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Zubair bin Awwam RA sendiri nggak perlu diceritain lebih lanjut lah yaa. Yang pernah baca sejarah Islam, pasti kenal dengan nama beliau.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Sementara Asma binti Abu Bakar RA, digelari "perempuan dua stagen". Sesederhana karena beliau mengorbankan stagennya, membelahnya menjadi dua, untuk sebagai tali pengikat bekal Rasulullah SAW dan ayahnya ketika hendak hijrah ke Madinah.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Ibnu Zubair sendiri adalah sahabatnya Husain bin Ali RA.

    Dan ketika Yazid bin Muawiyah mendeklarasikan diri sebagai khalifah, mereka bersama-sama menentangnya.

    Namun, Ibnu Zubair lebih memilih menggalang kekuatan dulu di Mekkah. Tidak ikut Imam Husain RA ke Kufah.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Itulah kenapa beliau menjadi satu-satunya calon ketika kekhalifahan tandingan didirikan.

    Kekhalifahan yang menurut para pendukung Yazid sebagai pemberontakan.

    Padahal, Yazid sendiri tidak mendapat baiat (sumpah setia) dari seluruh penjuru kekuasaannya.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Tahun 680 Masehi, dimulailah masa pertama kekhalifahan ganda ini.

    Satu di Damaskus. Dan satu di Mekkah.

    Namun, meski demikian apakah kekuasaan Ibnu Zubair dapat dideligitimasi begitu saja?

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Hampir seluruh Rakyat dan Ulama Mekkah dan Madinah yang mendukung beliau loh.

    Meskipun dengan kacamata jaman sekarang, tentu hal semacam ini dipandang tidak sah.

    Tapi cek ke beberapa twit sebelumnya, alasan mendirikan kekhalifahan di Mekkah ini sudah valid.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Oh, ada satu lagi yang ketinggalan. Paska terbunuhnya Imam Husain RA, Yazid juga melakukan pemadaman pemberontakan di Madinah.

    Di mana setelah pemberontakan padam, panglimanya, Muslim bin Uqbah membebaskan pasukannya untuk melakukan apa saja di Madinah selama tiga hari.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Peristiwa ini dikenal sebagai

    MADINAH, KOTA SUCI HALAL TIGA HARI

    Ibnu Katsir menuliskan, setidaknya ada 1000 wanita hamil tanpa pernikahan di hari-hari itu.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Kembali ke Kehalifahan Mekkah, tentu Yazid bin Muawiyah tidak tinggal diam. Sudah terlalu banyak yang tumpah untuk mengukuhkan kedudukan beliau sebagai Khalifah.

    Beberapa kali menyerang Mekkah, namun tanpa hasil yang signifikan.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Tahun 683 Masehi, Yazid bin Muawiyah meninggal. Anaknya, Muawiyah II juga meninggal setelah 20 hari berkuasa.

    Tampuk kepemimpinan lalu dipegang oleh Marwan bin Hakam, sepupunya Muawiyah bin Abi Sufyan.

    Sudah tua, dan meninggal setahun kemudian.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Oh, terkait Marwan bin Hakam, beliau juga salah satu tokoh "penting" dalam pecahnya umat Islam dan diduga salah satu aktor dibalik terbunuhnya Khalifah Utsman bin Affan.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    BY THE WAY,

    Baik Khalifah Utsman RA, Muawiyah RA, dan Marwan itu satu kakek buyut. Namanya Umayyah bin Abdul Syams. Inilah asal muasal nama Bani Umayyah.

    Umayyah sendiri adalah...

    Jeng! Jeng!!!

    Sepupunya Abdul Muthalib.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Ribet? O tentu saja. Memangnya Indonesia aja yang punya konflik keluarga berkepanjangan? :))

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Nah, anaknya Marwan bin Hakam, yakni Abdul Malik bin Marwan ini orangnya agak sabaran.

    Beliyo nggak langsung ujug-ujug nyerang kekhalifahan tandingan ini.

    Tapi dia beresin dulu tuh tata negara (dan infrastruktur) Kekhalifahan Damaskus.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Oh, beliau juga sempat membangun Dome of The Rock (Qubbah Ash-Shakhrah) di kompleks Masjid Al-Aqsha.

    Jadi secara tata negara abad pertengahan rapih lah. Administrasi, Infrastruktur dan bahkan Agama dia kembangkan.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Tentu Kekhalifahan Damaskus diuntungkan dari letaknya.

    Suriah adalah wilayah perdagangan yang makmur. Terhubung dengan Laut Tengah, dan juga punya akses ke Sungai Eufrat dan Tigris, untuk berdagang dengan Timur Jauh.

    Secara ekonomi, jelas Abdul Malik ada di atas awan.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    More economy means... More battle gear and more stipends for the army.

    Sementara Mekkah & Madinah? Tidak semakmur Suriah. Senjata seadanya.

    Modal mereka hanya... Iman.

    Ini bukan becanda yaa.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai

    Karena selepas fragmen sejarah ini, bisa dibilang para ulama (Sunni) bersepakat untuk menahan diri dari "melawan penguasa yang lalim" daripada mengorbankan nyawa.

    Reply Retweet Like

    ALtheDiscreet

    Chotto Matte Latte Kudasai