1. Exquisite Tweets from @elisa_jkt, @permanasayt, @abu_cebong, @didihusadi, @sahiliiii, @bsnxyz, @pacultian, @buluslg, @Faizaljam, @estiehatala1

    snydezCollected by snydez

    Iseng buka UU 29/2007 soal DKI krn penasaran soal wewenang Gubernur kalau sampai ada kejadian hari ini harusnya kek gimana ya?
    Dan, tyt “keamanan” adlh urusan yg dikecualikan.

    Harapan sebagian netijen pd Gub keknya tinggi juga. Mungkin bisa jadi bahan masukan utk revisi UU DKI.

    Reply Retweet Like

  2. Tapi klo urusan pencegahan massa utk tidak dtg jkrta gimana ci?..menarik juga nih

    Reply Retweet Like

    permanasayt

    permanasayt

  3. Nah, tapi Gubernur DKI punya wewenang menetapkan dan menjalankan kebijakan terkait transportasi.

    Jadi gimana kalau besok Pak @aniesbaswedan konsentrasi di pengaktifan kembali transportasi umum, biar koridor 1 TJ gak usah muter2 keliling2 Jakbar-Jakpus serta MRTJ jalan lancar.

    Reply Retweet Like

  4. Keadaan lagi begini mba,di maklumi aja,demi keselamatan mba juga..

    Reply Retweet Like

    abu_cebong

    JAN ATHOS

  5. Sebetulnya BPBD DKI itu sudah identifikasi “kerusuhan sosial” sebagai salah satu bencana Jakarta. Tapi aku tuh lupa, langkah penanggulangannya utk DKI apa (tentunya yg sesuai dgn wewenang Gubernur ya).
    Takutnya cuma mentok di “koordinasi” doang.

    Reply Retweet Like

    Oh iya, DKI juga punya wewenang di ketertiban, via Perda Tibum.
    Tapi isi perdanya cuma sibuk ngurusin PKL sampai becak, plus portal dan polisi tidur, permen karet dan kebisingan (aku serius ini).

    Eh kalau pakai petasan kudu ijin Gub/pejabat yg ditunjuk dulu.

    Reply Retweet Like

    Dan kalau demo merusak fasilitas umum, tentu saja melanggar Perda Tibum.

    Cumaaaa ... PPNS nya tidak punya wewenang untuk penangkapan dan penahanan. Krn lagi2 jatuhnya ke polisi. 😅

    Reply Retweet Like

  6. Produk UU Pemilu dan putusan final MK atas PT 20% ikut andil dlm menghasilkan kondisi saat ini.
    Kedepan dlm membuat UU @DPR_RI tdk boleh lg cm pikirkan kepentingan kelompok,tanda produk hukum yg buruk,bgt kelar langsung masuk pisau bedah MK,putusan MK-pun banyak keterbatasan

    Reply Retweet Like

  7. Oh iya, saya mau nanya Bu, kalau misalnya pak Sandi nanti balik lagi menjadi wagub itu diperbolehkan tidak menurut UU tentang Pemilihan Umum?

    Terima kasih.

    Reply Retweet Like

    sahiliiii

    Sudah Divaksin

  8. Protected tweet: 1131247857678159873
    You might be able to see it if you sign in with Twitter.

  9. Jadi Satpol PP ngapain? Seingat saya dari Pergub soal Satpol PP, keknya mereka wajib membantu masyarakat dan mejaga aset pemerintah.

    Kalaupun ada yg ketangkap basah (misal) merusak fasilitas publik, Satpol PP sptnya cuma bisa antarkan ke kantor polisi.

    Reply Retweet Like

  10. Tapi rasanya kurang elok juga kalo mengenyampingkan “keamanan” warganya, secara moral rasanya ada tanggung jawab untuk itu, walaupun secara UU tidak ada wewenang.

    Reply Retweet Like

    pacultian

    Karunia Agustian P

  11. Lah yg ngomongin orang kerja juga sapa? Massa ama karyawan beda tong

    Reply Retweet Like

    permanasayt

    permanasayt

  12. Protected tweet: 1131254500377759744
    You might be able to see it if you sign in with Twitter.

  13. Tapi bukan jadi tukang kompor bu. Ibu kok bisa.menduking gubernur yg nol.prestasi..???

    Reply Retweet Like

    buluslg

    Terapkan 5 M untuk hindari COVID-19 ♡BLG♡

  14. @PaculKarunia Saya rasa, maksud dari UU adlh, komando keamanan (&intelijen dll) bkn ada pd dirinya. Tp dia bisa menghadirkan “keamanan” dlm rupa lain, misalnya: koordinasi dgn TNI/Polri (mrk butuh apa, DKI bisa bantu), Satpol PP bantu jaga aset publik dan warga (tp saya watir keselamatan mrk)

    Reply Retweet Like

  15. "Nol prestasi"? .. Klo org lain baru keblokir akses internetnya bbrp jam, dia mgkn udah keblokir 3 thn lamanya jd sunyi senyap dari akses informasi...

    Reply Retweet Like

    estiehatala1

    estiehatala

  16. Protected tweet: 1131325496535408640
    You might be able to see it if you sign in with Twitter.

  17. Missing tweet: 1131329237032493057