1. Exquisite Tweets from @sefkelik, @k4kar0t0

    snydezCollected by snydez

    PAJANG

    Pajang adalah nama negeri kuno yang terletak di Jawa Tengah bagian tenggara. Secara umum meliputi Solo & 5 kabupaten eks Karesidenan Surakarta, juga Salatiga & Kabupaten Semarang (selatan), Grobogan, serta Pati (selatan).

    *saya tandai pakai garis fusia pada peta Jawa.

    Reply Retweet Like

    sefkelik

    yosef kelik

    Eksistensi negeri Pajang setidaknya bisa dirunut sampai dengan medio abad XIV atau tahun 1300-an Masehi, yang bertepatan dengan era kejayaan Kemaharajaan Majapahit di Jawa. Pajang sendiri merupakan kerajaan vazal yang tunduk kepada Majapahit.

    Reply Retweet Like

    sefkelik

    yosef kelik

    Namun, mengingat adanya temuan Prasasti Telang dari abad X M di bagian hulu Bengawan Solo—yang kini menjadi daerah genangan Waduk Gajah Mungkur—dan ada pula tinggalan bangunan candi lereng timur Merapi maupun sekitar Rawa Pening, Pajang bs sj telah ada dr zaman Medang.

    Reply Retweet Like

    sefkelik

    yosef kelik

    Hanya saja, sependek yg saya tahu, sebaran temuan arkeologis pra Majapahit di wilayah yg scr historis disebut sebagai Pajang belumlah eksplisit menyebut nama 'Pajang'.

    Reply Retweet Like

    sefkelik

    yosef kelik

    'Pajang' baru eksplisit disebutkan dalam sumber2 sejarah dari zaman Majapahit atau yang bisa dikaitkan kpd zaman itu. Dalam hal ini, 2 yg terutama adalah kitab Desawarnana/Nagarakretagama (1365 M) & kitab Pararaton (1481 M/1613 M) yg menyebut 'Pajang' berkali-kali.

    Reply Retweet Like

    sefkelik

    yosef kelik

  2. 'Desawarnana'/'Nagarakretagama' karya Mpu Prapanca (Dang Acarya Nadendra) contohnya mencantumkan Pajang sebagai daerah yg kali pertama dikunjungi oleh Prabu Rajasanagara/Hayam Wuruk serombongannya dalam rangkaian 7x muhibah keliling negeri antara 1353-1363.

    Reply Retweet Like

    sefkelik

    yosef kelik

    Namun 'Nagarakretagama' tidak sampai mendeskripsikam secara rinci tentang bagaimana tepatnya rombongan Hayam Wuruk mencapai Pajang:
    -apakah dengan jalur darat memakai kereta-kereta berpenarik lembu
    -ataukah berlayar menyusuri aliran Bengawan Solo sampai sejauh Semanggi misalnya

    Reply Retweet Like

    sefkelik

    yosef kelik

    Mengikuti kelaziman ketatanegaraan Majapahit pd abad XIV-XV/XVI, Pajang sebagaimana kerajaan vazal lainnya memiliki raja yg masih merupakan bagian Wangsa Rajasa (garis darah penguasa Jawa sejak zaman Tumapel-Singhasari) alias berkerabat dekat dng maharaja Majapahit.

    Reply Retweet Like

    sefkelik

    yosef kelik

    Para raja vazal pada zaman Majapahit, termasuk raja di Pajang, menyandang gelar jabatan 'bhre'. Itu aslinya adalah sebuah singkatan dari 'bhatara ing... ' (raja/penguasa di...).
    Gelar jabatan tadi lazimnya dicatat pd prasasti & kitab melekat dengan nama daerah kekuasaannya.

    Reply Retweet Like

    sefkelik

    yosef kelik

    Karena itu raja Pajang pada era Majapahit akan menyandang gelar jabatan lengkap 'Bhre Pajang'.

    Oya, bhre pd era Majapahit dpt dipegang pria maupun wanita asalkan berdarah Wangsa Rajasa. Ya mosok ga gt, lha wong prabhu/maharaja Majapahit bs jg pria maupun wanita kok.

    Reply Retweet Like

    sefkelik

    yosef kelik

    Pajang pd era Majapahit termasuk kerajaan vazal yang pernah memiliki bhre wanita. Setidaknya malah 2x:
    1. Rajasaduhiteswari, adik Hayam Wuruk & jd bhre Pajang semasa bertakhtanya kakaknya, medio abad XIV
    2. Dyah Sureswari, bhre Pajang medio abad XV.

    Reply Retweet Like

    sefkelik

    yosef kelik

    Bhre Pajang Rajasaduhiteswari adalah pula ibu dari Wikramawardhana, menantu Hayam Wuruk, yang antara 1389-1429 bersama-sama/bergantian menduduki takhta Majapahit bersama istrinya, Kusumawardhani, jg terlibat Paregreg melawan Bhre Wirabhumi.

    Reply Retweet Like

    sefkelik

    yosef kelik

  3. Protected tweet: 1151734333381545985
    You might be able to see it if you sign in with Twitter.

  4. Runtuhnya Majapahit pada kurun 1478-1527 tak lantas melenyapkan eksistensi Pajang.
    Jika mengkomparasi sumber2 masa akhir Majapahit & sumber2 dari zaman Mataram Islam, Pajang bs jd malah menikmati smcm kurun pendek merdeka pd akhir abad XV-awal abad XVI.

    Reply Retweet Like

    sefkelik

    yosef kelik

    Hmmm... Pajang yg kurang lebih sama
    ☺️
    Ini nanti saya sambungin kok.
    Pertanyaannya malah benarkah Pajang yg anda percaya di Sukoharjo benar2 kerajaan Islam?
    😁

    Reply Retweet Like

    sefkelik

    yosef kelik

  5. Protected tweet: 1151735576267149313
    You might be able to see it if you sign in with Twitter.