1. Exquisite Tweets from @n_rofiah

    snydezCollected by snydez

    BIDADARI SURGA

    1. Kemarin di sebuah Ngaji KGI, tetiba aku tercekat saat ada pertanyaan dari peserta. Bukan karena pertanyaannya yang sudah sering kuterima di kesempatan lain, tapi karena baru menyadari makna pertanyaan tsb bagi perempuan.

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    2. Ini dia pertanyaannya: Bu, kalau masuk surga orang dapat bidadari dalam jumlah banyak, lalu bagaimana perempuan: Jika masuk surga, apakah perempuan juga dapatnya bidadari? Atau perempuan jadi bidadari? Lalu di mana istri dari suami yang dapat bidadari?

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    3. Waktu kecil aku dapat gambaran surga sangat berbeda. Surga adalah tempat semua keinginan akan terpenuhi. Sepertinya ini gambaran surga khas sobat misqueen. Surga menghibur orangtua dan anaknya saat tak mampu beli sepeda, TV, dll.

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    4. Masih ada harapan untuk bisa memilikinya kelak di surga. Anak termotivasi untuk menjadi anak baik karena itu menjadi syarat masuk surga. Surga adalah tempat yang sangat menyenangkan!

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    5. Lalu ingat cerita mas Mukhotib ttg anak TK yg nangis sesunggukan sepulang sekolah. Ternyata ia baru dpt cerita ttg surga dr gurunya. Ya ttg bidadari itu. Dia sedih membayangkan ayahnya bsama byk perempuan lain di surga. Bukan dg ibunya! Surga adalah tempat yang menyedihkan!

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    6. Aq jd ingat keluhan teman: "Surga adl tempat indah. Perempuan yg di dunia sdh lelah hayati jd pelayan, lalu msk surga pun msh jd pelayan jg? Kpn istirahatnya?". Di sini aku jd paham maksud mbak senior yg sdh lama ga ingin masuk surga.Tentu ia jg tak bmaksud ingin msk neraka

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    7. Setelah berkelana menulis disertasi tentang bahasa al-Qur'an, muncul kesadaran lebih kuat bahwa setiap bahasa manusia bersifat simbolik. Termasuk bahasa manusia yang digunakan oleh al-Qur'an.

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    8. Inilah fokus disertasiku yg berjudul "Kur'an'a Butuncul Bir Yaklasim (Din Dilinin Ilahi Ve Insani Boyutlarinin Bulusmasi)" atau Pendekatan Integral pada al-Qur'an (Titik Temu antara Dimensi Ilahi dan Manusia Bahasa Agama).

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    9. Makna dalam simbol itu bisa berlapis sebab satu simbol bisa menghubungkan banyak hal. Bahasa sendiri simbolik. Nah, bayangkan kalau bahasa tsb digunakan untuk metafora.

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    10. Kembali soal surga. Substansi dr surga adlh puncak kebahagiaan yg hy bisa dialami oleh orang yg beriman. Amina Wadud punya penjelasan yg ckp memuaskan. Menurutnya, al-Qur'an mulai gambaran surga dg hal2 yg bsifat materiil: taman, sungai, makanan-minuman lezat, jg bidadari.

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    11. Namun, gambaran surga tdk berhenti di sini. Ujung penjelasan ttg surga justru bsifat spiritual. Wajah org yg beriman pada hari itu berseri2. Mrk akan berjumpa dg Tuhan. Jadi, orang yg beriman bahagia masuk surga bukan lagi karena kemewahan tempatnya. Bukan jg krn bidadari!

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    12. Mungkin ini 2 contoh kebahagiaan spiritual. Pertama, pilih mana makan di warteg, bayar sendiri, tapi ada si dia yang sedang kita cintai sepenuh hati, atau di restauran mewah, gratis, tapi si dia tidak ada?

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    13. Jika memilih warteg, mungkin bagi kita tidak penting lagi mewahnya tempat dan lezatnya makanan. Yang penting ada si dia. Jika memilih restauran, ya mungkim cinta kita pada si dia memang biasa saja. Bahkan jangan-jangan belum ada?

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    14. Sampai sini jadi ingat ungkapan Rabiah Adawiyah: "Ya Allah, jangan masukkan aku ke dalam surga-Mu jika Engkau tidak di sana. Masukkan aku ke neraka-Mu jika hanya di sana aku bisa bertemu dengan-Mu."

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    15. Byuh, langsung merasa bagai remukan rengginang yang alot di kaleng bekas biskuit KH. Bagaimana aku bisa mengaku cinta pada Allah, sedangkan aku masih takut mati yang memungkinkan perjumpaan hakiki dengan-Nya?

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    16. Contoh kebahagiaan spiritual kedua. Kita mungkin bangga jika bertemu dengan pejabat tinggi Negara, apalagi pemimpin dunia yang dikenal luas oleh publik. Meskipun pertemuannya tidak sengaja.

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    17.  Jk bertemu tokoh penting Negara dan dunia saja kita bangga padahal mrk hanya berkuasa di waktu dan tempat tertentu, maka adakah kebanggaan yang melampaui pertemuan dengan Allah Dzat yang menguasai tanpa batas waktu, memiliki, bahkan menciptakan alam semesta raya seisinya?

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    18. Tentu kebanggan seperti ini hanya untuk orang yang percaya bahwa Allah adalah Tuhan semesta alam!

    Hiks! ~Semoga termasuk~

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    19. Al-Qur'an juga menegaskan kok bahwa gambaran surga yang bersifat materiil itu hanyalah perumpamaan. Pertanyaannya adalah kenapa tidak sejak awal Allah menjelaskan bahwa surga adalah kebahagiaan spiritual?

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    20. Jawabannya sederhana: sebab sdg bicara dg masyarakat yg blm mempunyai kesadaran spiritual memadai, bahkan mungkin blm py sama sekali. Bgmn mgkn bicara ttg surga sebagai puncak kebahagiaan karena akan bertemu dg Allah, sedangkan mereka pada adanya Allah saja belum percaya???

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    21. Jadi bidadari itu menyimbolkan puncak kebahagiaan siapa? Nah!!

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    22. Sekali lagi saya tegaskan bhw al-Qur'an itu dr Allah, Dzat Yang Maha Adil pd parempuan, maka mustahil memaksudkan firmannya u/ ketidakadilan bagi mrk. Namun, al-Qur'an sll disampaikan lwt pemahaman manusia yg tdk satu pun maha adil. Bahkan sering tidak adil pada perempuan.

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    23. Mari ikhtiyar untuk adil pada perempuan bersama al-Qur'an, sejak dalam pikiran! Kalau surga sebagai tempat yang paling membahagiakan saja dinarasikan tidak utuh sehingga berdampak sebaliknya, lalu kemana harus menuju sedangkan neraka juga menyeramkan?

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah

    24.Wallahu A'lam bish-shawab!

    Bandung, 2 September 2019

    @Nur Rofiah (fb)
    @NRofiah (ig)
    @n_rofiah (twitter)

    Reply Retweet Like

    n_rofiah

    Nur Rofiah