1. Exquisite Tweets from @poeticpicture, @wahyumon

    snydezCollected by snydez

    Aku sering mendapatkan pertanyaan julid bernuansa gibah 😂....

    ...dan aku selalu menjawab dengan jujur. Sambil nunggu di parkiran sekolah anak lanang, coba ku ingat-ingat pertanyaannya.

    Reply Retweet Like

    poeticpicture

    Marrysa Tunjung Sari 🍀

    Bagaimana tentang mas X influencer twitter & IG sering membagikan tips fotonya?

    Aku: bukan seleraku, biasa bgt, mengandalkan warna filter, kadang suka sok tahu (batas wajar) tapi dia membagikan hal positif yg menurutku ok banget. Dia dpt follower kalian dpt tips. Fair kok.

    Reply Retweet Like

    poeticpicture

    Marrysa Tunjung Sari 🍀

    Foto daily mas X kok aneh (jelek) ya mbak? Padahal dia fotografer profesional dgn portfolio segambreng.

    Ya dong karena dia fokus motret studio dgn tata cahaya dan mood board yang sudah dipersiapkan. Memotret hal candid dgn pencahayaan alami bukan makanan sehari-harinya.

    Reply Retweet Like

    poeticpicture

    Marrysa Tunjung Sari 🍀

    (Masih pertanyaan sama di atas)...

    Sama seperti aku disuruh motret fashion jelas bukan makanan sehari-hariku. Ada pemikiran yg salah pada umum/awam,kata fotografer lalu kami bisa motret segala macam. Tentu tidak. Itu sebabnya ada genre/spesialiasi yg hrs dilakoni intensif

    Reply Retweet Like

    poeticpicture

    Marrysa Tunjung Sari 🍀

    Si X itu kok bisa dapat kerjaan itu (foto makanan) ya mbak? Dia kan fotografer model.

    Ini masalah pendekatan si fotografer dgn pemilik projek. Fotografer salah menerima kerjaan yg dia tidak kuasai. Pemberi kerjaan tdk paham scope/area pekerjaan bidang fotografi.

    Reply Retweet Like

    poeticpicture

    Marrysa Tunjung Sari 🍀

    Kami pernah merasa tertipu. Fotografer X terlihat “papan atas” dari pergaulannya. Pas bikin workshop kok aneh banget cara ngajarnya & fotonya ndak jelas.

    Nah ini kalian yg salah. Masak mengundang seseorang berbicara soal skill dilihat dari pergaulannya. Lihat dari portfolio dong

    Reply Retweet Like

    poeticpicture

    Marrysa Tunjung Sari 🍀

    Fotografer X kok kalau workshop hanya kasih lihat karyanya tanpa kejelasan prosesnya?

    Hmm aku ndak ada di kelasnya jadi ndak bs kasih pendapat. Yg pasti fotografer dan pengajar itu dua skill yg berbeda. Tidak semua fotografer memiliki skill mengajar.

    Reply Retweet Like

    poeticpicture

    Marrysa Tunjung Sari 🍀

  2. Perbadaan fotografer tampan dan tidak apakah mempengaruhi intensitas repeat order.
    Dan tips bangun portofolio yang baru rintis fotografi.

    Maaf kak bahasanya kurang bisa dipahami

    Reply Retweet Like

    wahyumon

    mendengartxt

  3. Orang tampan itu berkah, apalagi dia sosial skillnya bagus. Terkadang ada elemen-elemen di luar skill utama yg bisa mendorong karirnya. Ndak adil? Ya mmg gitu 😂. Tapi tetap dilihat apalah ada repeat order setelahnya.

    twitter.com/wahyumon/statu…

    poeticpicture

    Marrysa Tunjung Sari 🍀

    fotografer sensitif bgt kalau di kritik. Itu knapa mbak?

    Pendidikan indonesia rata2x memberikan titel berhasil (juara) jika menjadi juara kelas 1,2,3. skill lain tdk ada penghargaan. Ketika dia bergabung pd dunia foto, dpt byk ❤️tentu senang. Kritik terasa mengambil kebahagiaan

    Reply Retweet Like

    poeticpicture

    Marrysa Tunjung Sari 🍀

    Cont’d... (lanjutan)

    Menurutku karakter susah dikritik ya kebanyakan dari rasa senang “akhirnya punya prestasi”. Baru lagi senang-senangnya trus dirampas dgn kritik tentu dia jadi difensif.

    Ndak semua tapi menurutku rata-rata begitu.

    Reply Retweet Like

    poeticpicture

    Marrysa Tunjung Sari 🍀